Haruskah Hati Terlibat dalam Kepenulisan?
Sekilas judul pertemuan ke 9 KBMN ke 31 ini perlu dipertanyakan jika tak bisa memahami akan maksud dan tujuan layer yang menjadi background percakapan malam ini. Widya Arema, bukanlah perempuan biasa yang apabila muncul dalam sebuah pertemuan tidak memiliki segudang teka-teki untuk para penikmat WAG KBMN. Dia memang memiliki kepiawaian dalam mengelola kata menjadi kalimat yang bikin jantung deg-degan. Tentu itu bagian dari tugas seorang moderator untuk memancing keluar semua penghuni WAG KBMN 31. Perempuan cantik dengan senyum manis malam ini menemani sang nara sumber yang tak kalah juga didalam mengecoh para peserta. Bunda Mutmainah. Sungguh, ini sebuah kolaborasi yang indah. Sebuah catatan kecil mengawali bunda Widya dalam pertemuan via WAG selama 2 jam. Bacalah kutipan berikut ini. Apa yang kita rasakan? Semua indera dan perasaan seolah terlibat. Inilah salah satu kelebihan menulis dengan hati. Apa itu? Bagaimana caranya? Malam ini kita akan...